Sunday, March 22, 2009

Shisha, ribet tulisannya

Pernah waktu buka bersama di atrium, temen gue ngajakin nge shisha

Apaan tuh shisha? Pikir gue. Menurut penjelasan singkat sekitar gue,
Sisha tuh enak. Ada macem2 rasa, dan lebih mendingan daripada rokok. Sangat jelas, yang enak itu gak bener. Ayam goreng, enak, tapi mahal. Dangdut, enak, tapi kalo dengerin dibilang banci ato sopir truk.
Waktu itu gue gak ikutan, selain duit tinggal dikit, gue punya janji ama kasur dirumah.
Baru hari ini gue browsing, dan gue dapet fakta tentang sisha

Apakah hookah atau shisha ? shisha adalah produk ramah lingkungan yang cocok dikatakan sebagai pengganti rokok yang lebih "sehat", alias hubbly Bubbly adalah perangkat yang terdiri dari pipa dengan selang panjang dan botol kaca, dan prinsip kerjanya adalah tembakau yang dipanaskan akan menghasilkan uap yang lansung disaring oleh air sebelum dihirup sebagai proses penyaringan. Menggunakan tembakau dengan berbagai macam rasa buah-buahan dan hanya mengandung maksimal 0.05% nikotin dan 0% tar (jauh lebih kecil dari jenis rokok apapun). Cara menggunakan shisha sangatlah mudah dan seru . Selamat menikmati sensasi eksotis Shisha!!

Pencarian gue berikutnya,

Akhir tahun lalu, Agen Anti Tembakau Prancis (L'Office Français de prévention du TabagismeOFT), melansir hasil penelitian Laboratorium Nasional Prancis tentang bahaya shisha. Seorang penghisap shisha setara dengan 70 penghisap rokok biasa. Kandungan tar dari asap shisha sama dengan 27 hingga 102 batang rokok. Penghisap shisha sama saja dengan menghirup karbon monoksida (gas yang terkandung dalam asap knalpot) seperti yang dikandung 15-52 batang rokok biasa.

Kancut. Dasar iklan.

Ini masih ada tambahannya.

Dalam 70 liter asap shisha, tipe pertama menghasilkan 319 miligram tar atau 32 kali lebih besar dari kandungan tar yang diizinkan di Eropa. Sedangkan shisha tipe kedua mengandung 266 mg tar atau 27 kali lebih tinggi dibandingkan rokok biasa. Sisha tipe tiga memiliki kandungan tar 1.023 mg, atau 102 kali diatas ambang batas rokok biasa.

Shisha tipe pertama memiliki kadar karbon monoksida 17 kali lebih besar dari rokok biasa, tipe 2 mencapai 15 kali lebih tinggi, dan tipe 3 sebanyak 52 kali. Sedangkan kadar nikotin pada shisha tipe 1 dan 2 setara dengan sebatang rokok, sedangkan tipe 3 setara dengan 6 batang rokok.

"Bahaya shisha lebih besar dibanding rokok biasa. Walau rasa tembakau shisha tidak sepekat rokok biasa, kandungan racun didalamnya bisa menimbulkan beragam penyakit mematikan,” kata Marius.

Jadi intinya :
Ngisep sisha rasa susu = minum susu di depan knalpot motor yang lagi digeber.
Jadi, inilah yang gue dapet dari om google. Terserah ente mau ngambil sikap yang mana, pro ato kontra. Kalo shisha digunakan untuk tujuan naikin gengsi, gue rasa lebih baik gak usah, kenapa gak sekalian aja bikin rekor ngerokok 70 batang? Sisha sendiri gue rasa emang paling baik buat terapi perokok aja.

1 comment :

vania florensia said...

boleh dilink gak blognya? kenalin gue vania kelas xi ipa 3 :)

 
Free Joomla Templates Free Blogger Templates Free Website Templates Freethemes4all.com Free CSS Templates Free Wordpress Themes Free Wordpress Themes Templates Free CSS Templates dreamweaver SEO Design