Thursday, May 7, 2009

HAMSTER

Kalo orang2 yang fanatik dengan hewan pengerat ini, hal pertama yang akan mereka katakan ketika melihat hamster di etalase toko adalah
“Kyaaaaaa! Lucunyaaa!” (cewek)
“Iiiih, hamster, gemezz deh” (banci)

Inilah yang gue katakan ketika membeli hamster di jatinegara tadi

“AN**NG! Gede Banget!”

Gak ada lucu2nya bagi gue saat itu, hamster itu lebih keliatan seperti tikus dibanding hewan yang ada di kartun idiot berjudul Hamtaro. Kalo dibandingin dengan ukuran hamster yang namanya Sumriyem (nama samaran) yang ada di rumah sodara gue. Hamster ini bisa makan Sumriyem dan keluarganya dalam sekali gigit. Kres

Gue membeli hamster untuk praktek biologi besok.
Lebih tepatnya pembantaian biologi.



Besok, 5 ekor hamster dan 5 ekor kodok yang kurang beruntung bakalan kehilangan nyawanya ditangan para remaja SMAN 68, semua hanya untuk melihat, mencatat dan meneliti organ dalam yang dimiliki hewan2 tersebut.

Ketika gue bilang, besok hamsternya bakal dibelek (dibuka isi perutnya)

Penjual hamster berkata :
“(diam dalam penyesalan)”

Nyokap gue berkata :
“Sadis amat”

Adik gue berkata :
“Barbar!”

Dan gue menjawab, “ini semua demi ilmu pengetahuan!”
Pulangnya, dianter dede pulang naek motor, gue ngebawa dua ekor hamster di dalam kardus dengan posisi yang gak pewe.

Dede, mengemudikan motor.
Gue, menaruh kardus diatas kepala gue, dengan tangan memegangi kardus. Jadi posisinya kalo orang lagi melindungi kepala dengan tas kalo lagi ujan. Bedanya, saat itu cerah dan tas diganti dengan kardus.

Gak sedikit orang yang ngeliatin kami lewat. Entah apa yang mereka pikirkan. Seorang remaja menaruh kardus Granita diatas kepalanya dengan motor melaju kencang.
Di terminal senen, gue berpisah dengan dede. Gak sedikit orang yang curi-curi pandang ke arah gue. Gue ngerti kalo ada orang ngeliatin gue ketika celana gue terbalik, retsleting gue belum ditutup, ato ada nasi di bibir gue. Tapi, pandangan berpasang2 mata itu seakan berkata “Heh, bawa bom lu ya? Sini lo, minta dihajar aja!”

Oke, beberapa memang ngeliatin dengan penuh rasa ingin tahu.
Waktu di metromini, gue mengintip kardus kecil itu. Cuma memastikan hamsternya masih idup atau gak kabur. Waktu gue buka sedikit, tangan, ehm, maksud gue cakar-cakar hamster itu muncul di tepi-tepi kardus, gue kaget gila. Beberapa saat kemudian, agresi yang kedua muncul kembali, kali ini bukan cakar, tetapi gigi2 mereka yang runcing terlihat di tepi2 kardus. Gue, cuma bisa berdoa agar gigi mereka patah sebelum mengoyak habis kardus itu dan beralih ke selangkangan gue.

Sekarang, dua hamster tersebut gue taro di ember. Sebentar tidur, sebentar ngunyah, gatau bahwa nyawa mereka besok bakal dihabisi oleh seorang Cut Newbie Getha Zoldiek (zoldieknya tambahan doang, hehe). Kalo mereka tau, mungkin mereka bakalan solat taubat sekarang.

Gue bersyukur tidak dilahirkan sebagai hamster. Hidupnya berakhir kalo nggak buat percobaan, dimakan sodaranya, ato dimakan semut, cuma beberapa yang hidup dan mati pada usia tua dengan cucu2 yang menyayanginya.


Quote percakapan yang lucu hari ini
Jadi, kemarin temen gue Reza baru ambil rapot tengah semester, bokapnya yang ngambil. Dan sepanjang hari itu dia diem aja karena stres dan takut pulang2 dirajam bokapnya, Zaenal bilang “Tenang aja ja, palingan internet lo dicabut.”
Bagi gamer online kayak Reza, internet dicabut sama dengan musim kemarau sepanjang tahun bagi penduduk antartika. Artinya, “KIAMAT”

Besoknya, yaitu hari ini, Reza masuk sekolah dalam keadaan sehat walafiat. Gak ada bekas dicambuk, atau benjol2 karena timpukan batu. Lalu percakapan ini terjadi

“Gimane ja, rapot lu?
Reza : “Mendingan daripada semester lalu. Tapi masih banyak merahnya”
“wets! Internet dicabut kagak?”
Reza : “Kagak”
“Iya?? Asik dong? Bisa lanjut maen kalo gitu!”

Reza : “Tapi monitor gue diambil”

Lo bener2 luar binasa, za. Internet gak dicabut tapi monitor diambil. Gokil abis.


Oya, trims untuk semua yang udah ngucapin selamet untuk gue 5 mei yang lalu. Sori gue gak bisa nraktir lo satu-satu. hehehehe

8 comments :

eris said...

wew, brutal bener hamsternya...

jamannya gue kelas 1, gue disuruhnya marmut....hamster terlalu kasian

dr said...

trus skrg nasib hamsternya gmn?

vinavin said...

Bangkit sori gue lupa. Selamat ulang tahun ya, aduh kelupaan. Jadi ga enak.

Itulah saya said...

---> Kak Vina
ahaha, gpp. Thx y

---> Diar
wallahualam. Doakan saja ia diterima disisinya.

---> kak Eris
eh iya. kykna gue jg marmut. tpi pada belinya hamster.

dr said...

eh bangkit ulang taon? kapan ulang taonnya?
happy belated birthday ya bangkit!!!

Itulah saya said...

5 mei, thx diar

Alvina said...

Sama sama kit.

Anonymous said...

sumpah kit blog lo mantep abis, LANJUTKAN gan

 
Free Joomla Templates Free Blogger Templates Free Website Templates Freethemes4all.com Free CSS Templates Free Wordpress Themes Free Wordpress Themes Templates Free CSS Templates dreamweaver SEO Design