Monday, October 18, 2010

Closing BAZKOM!


Aloha!

Diiringi dengan suara stabilizer ngehe yang sangat ganggu *sumpah ganggu*, Review dikit tentang bazkom ah.

pada subbab ini, kata kunci yang harus kamu perhatikan adalah :
1. ricuh
2. Bazkom
3. rame
4. nyaris-jebol
5. telanjang dada
6. S.I.D

Sabtu sore hingga kurang lebih jam 10 malam tempo hari, kawasan salemba no. 18 dikepung orang2 berbaju hitam hingga radius belasan meter dari gerbang menza, dari trotoar hingga menghabiskan 2 lajur jalan. Pertanyaan yang sama morat-marit di kepala para pengguna jalan : "Odo opo iki??"

Semua karena,

This band :


Eh bukan, maap2 (ditimpukin anak Bazkom 1 angkatan)




Tapi band ini :




Oke2, haha, bukan smuanya karena mereka, tapi mayoritas penonton adalah fans mereka. The Outsiders.
sekitar 1500 penonton lebih memadati lapangan SMAN 68, mulai dari cowok dan cewek, tua dan muda, stabil dan labil, anak band, anak rock, anak gaul, anak yang sudah tidak bisa dibilang anak-anak lagi, dan anak 68 sendiri.

Just imagine the influence of this 3 dudes.

Seandainya kita (Indonesia) bakal perang, gue saranin 3 orang ini jadi komandan di garis depan.

Jadi, orang-orang terus berdatangan, mulai dari cowok dan cewek, tua dan muda, stabil dan labil, anak band, anak rock, anak gaul, anak yang sudah tidak bisa dibilang anak-anak lagi, dan anak 68 sendiri ( ini bukan de javu, gue cuma mo menggambarkan seberapa ramenya orang2 yang dateng). Kayak air ngalir.

Anyhow, gue yang notabene nggak hafal daftar acara band ini cuma bisa nyebutin 3 band yang manggung dan dapet credit gede2an di acara ini untuk perannya dalam bikin penuh lapangan.
1. Tony Q
2. Suicidal *lupa, googling dulu* sinatra
3. Superman Is Dead.

Yak, dari ketiga band ini, dan tentu saja band-band lain yang tampil dengan hentakan ajib, yang sungguh sayang amat disayang gak gua tonton karena jaga depan bareng yang laen, sman 68 berpijar malam lalu, gemerlap, gegap gepita, riuh ricuh, rame, bersemangat, muda, bertelanjang dada (kok makin negatif?), tumpah ruah dengan maraknya para penonton yang bersemangat. sangat.

closing bazkom, seperti yang udah didoain oleh segenap warga sekolah, sukses.

Nah, pertanyaannya, standar sukses tuh seberapa?

Kalo dimisalkan jumlah penonton sampe bikin mual sangking banyaknya dibilang sukses, maka kita sukses.

Sayangnya ada faktor2 lain yang mengaburkan label sukses tersebut, Riot misalnya, ato teknis yang gak bisa dipungkiri, kurang rapih.
tapi.... kalo belajar ga pake salah sakti namanya.
tanpa EO dan cuma segelintir anak2 terorganisir, dan kalo mo dateng ke acara anak sekolahan di dalam sekolah mereka, beberapa item sakral yang ga bisa lo bawa
1. rokok,
2. botol kaca (apapun isinya),
3. alat tulis,
4. drugs & Alcohol
5. Makanan, agak rancu dengan ini, tapi berhubung banyaknya masa, kita cuma ambil aman aja.
6. aksesoris berlebih yang tajam & berbahaya (sabuk berkepala besar/tajam)

bagi yang merasa peraturan tersebut berlebihan, ato lo ngerasa kesel sama panitia acaranya,
"Dont hate the player, hate the game."
Gue sendiri pernah kok ngerasain hal yang sama, dan gue ngerti setelah gue sendiri jadi panita, bukan tanpa alasan benda2 disita, dan bukannya keinginan panitia juga benda-benda itu ada yang tidak kembali. kita cuma nyari aman dan gak maksud merugikan siapa2. sumpeh deh, boleh deh dicium kalo boong.

but we'd happy to see you people, crowded over our event, cheering and yelling. Its good, really.
thanks to coming to bazkom, maaf buat ketidaknyamanannya.



OOT WOY! OOT!!


balik ke curcol, timeline ngasal yang gue bikin :

Pukul 15.00
Open gate, beresin dekorasi terakhir, solat, berdoa.

16.00
berdoa sendiri2, masih takut napa2.


pukul 19.00 wib, sabtu malam,
Gue beranjak menuju gerbang menza. ada 3 babak, 3-3nya penuh sama manusia.
Kumpulan outsider terlihat seperti horde zombie penggemar Justin Bieber, cuma lebih sangar..... dan lebih banyak asap rokok.

beberapa lama kemudian, yel-yel neraka-bagi-panitia-konser-manapun terdengar
"BUKA-BUKA-BUKA-PINTUNYA
BUKA-PINTUNYA-SEKARANG-JUGA"

APAAAAAN TUUUUH?! desah gue dalam hati, sebelum sempet gue nyampe pager, gerbang jebol.

Gerbang kebuka "dikit" gara2 ada bagian yang patah, ya kawan, patah, beberapa orang nerobos masuk, ada yang sendalnya putus, ada yang baku hantam, ada yang cengangas-cengenges, sementara salah satu panitia keamanan luka-luka. Malam berasa makin dingin *oh, bukan, barusan kejo kentut*.


pukul 20.00
gue masih jaga di gerbang depan sayap kiri, threesome sama fahmi dan rantai karatan buat jaga pintu keluar. Sementara rimbunan calon penonton masih menunggu untuk masuk (lewat pintu keluar). Beberapa alumni masih nawar2 buat masuk dengan tiket di tangan. Kita kicuap.


20.20
Gue nengok lapangan, Tony Q lagi manggung dengan jubah kebesarannya alias bertelanjang dada,
so on.. so on, gue cuma terpana, apalagi ngeliat penontonnya yang sampe berjumbel mesra dengan pagar pembatas (baca : mepet).

21.00
Gue kabur dari pos jaga gue sengaja buat nonton sman 68 all star, yak! kawin silang antara semua talenta 68 yang asik di satu panggung.
Yang pertama vocal groupnya,
its good to see her in nice outfit, really, felt warm.
*sayang outsiders yang rada ga sabar ga sependapat*
lanjut dari situ, ada balet *first time and so damn awesome*, tari payung Jepang, DANCE (kenapa di capslock juga? ga ngerti deh), Samaaaan, dan HIP-HOP!
pertama kalinya gue nonton hip-hop live, duh! keren banget, 3 dari 4 penarinya pro, asik!
Can't wait to see the video.

setelah kerlap-kerlip 68 all star ditutup dengan lagu Wafin flag, gue balik ke pos jaga. sambil doa2 di jalan.


22.00
Kolom tiket rame, sangat rame. sejak dimulainya SID manggung, para outsiders yang di depan tiketing yang tadinya duduk2, pada berdiri semua dan mulai bernyanyi bersama. Tanda2 yang gak bagus.
"WE AREE WE AREEE WE AREEE, OUTSIDEEERS!!"

*makin gede hasrat terpendam untuk matiin speaker dan ngegantinya dengan lagu balonku ada 5 agar para outsiders tersebut kabur*

22.15
Ngabur bentar dari pos buat ngeliat SID manggung karena ngerasa pos lagi stabil.
GA NYESEL!
SID, satu kata : sangar!

Tetep, yang paling gue okein adalah Lady Rose-nya, pas drummernya akustik sendirian, wew.
tanpa dikomando, saat sang drummer maju ke depan bawa gitarnya, semua outsiders duduk merapat, ngasih tempat buat yang lain duduk bagai anak2 menunggu dongeng.

Lagu ini pun jadi titik balik gue mulai suka band ini, karena drummernya punya pesan yang asik ketika mo nyanyi,
"untuk menikmati lagu ini, kalian tidak perlu jingkrak2, yang penting arti lagunya tersalurkan dan bisa dimengerti, percuma kalau kalian berjingkrak tanpa mengerti maksud lagu ini"

lalu dia melanjutkan,

"ini untuk semua cinta, kebebasan, dan kemerdekaan. Kemerdekaan berbicara, kemerdekaan berpendapat, bernyanyi dan mencintai. Jangan biarkan para koruptor bejat diatas menghalangi kita dengan kemerdekaan kita."

And in the end of the song, he said

"long live Indonesia, cause you are my Lady Rose"

mangstab dah.
Untunglah, sampe saat terakhir hal yang tidak diharapkan gak kejadian.

Udah ah, balik belajar dulu, gila gue lama2 dengerin stabilizer ngehe ini.
DOAKAN UTS GUE SUKSES YAAA!!! *nangis darah*



3 comments :

bakkanekko said...

omg, kaget pas bagina..kangen band, gw kira lo serius =___=;;;

kren bgt sih bazkom lo, ampe ribuan oranggg gilaaa!!! baca aj seru, ap lagi disono hahahah xDD

QILLING BLOG said...

sebenernya gua dateng kesana buat nikmatin TTATW ama SID. tapi pas TTATW, outSIDers udah keburu panas.. TTATW jadi kurang maksimal tampilnya

Itulah saya said...

@bakka
wkwkwkwk, anda liat kamera di kanan, KENAA DEH!
kalo lo disana abis deh, bingung duduk dimana, hahaha.

@Aqil
wkwk, iya, namanya jg Outsiders, bukan TTATW-ers, makasih banyak ya udah dateng qil!

 
Free Joomla Templates Free Blogger Templates Free Website Templates Freethemes4all.com Free CSS Templates Free Wordpress Themes Free Wordpress Themes Templates Free CSS Templates dreamweaver SEO Design