Wednesday, March 30, 2011

Sehari untuk menarik nafas

Ngomongin tentang menarik nafas, gue lagi asma. Asma, ato bahasa gaulnya Bengek adalah hal terkancut yang terjadi di penghujung waktu menjelang ujian. saat gue butuh2nya materi buat persiapan UN, gue tergolek setengah nyawa di kamar dengan sound ngepek "ngik ngik ngik" kemana2.

Lebih parahnya adalah hal ini terjadi lalu saja, disaat pagi ketika gue sungguh kesulitan bernafas, bayang2 kehidupan selama 17 tahun berkelebat, dan beberapa jam kemudian gue lagi ngulum permen kopiko sambil ngeblog karena kembali dapat bernafas. kancut kuadrat.

Lupakan itu,
Sementara, di penghujung waktu menjelang ujian ini juga, gue dan teman2 melakukan great escape yang memorable, dan bener2 ngecharge life meter untuk kembali bersemangat.  

Kami pergi ke ancol, Dufan, Dunia Pantasi, suatu kerajaan pemacu jantung yang belum pernah gua datangi semenjak gua TK nol besar dan hanya meninggalkan pengalaman pahit dengan badut ancol.
Sekarang semua berbeda, salam barbar buat dufan, dengan semangat 45 yang menggebu, hampir setiap permainan yang belum pernah gue tunggangi dicobakan, dan demi Tuhan, gua kecanduan.

Kora-kora, kincir angin, Histeria, dan sebagainya,
Kalo ditanya gimana rasanya, relatif. Ada yang bilang Dufan adalah tempat orang menyiksa diri, setelah merasakan sendiri 17 tahun yang singkat, baru sekarang maen ke Dufan, ya asik, olahraga jantung adalah konotasi paling tepat.

dan Halilintar, the best. 
8 kali kemudian dari kali pertama gue nunggangin Halilintar itu, gue baru mau turun, 

dan mual mampus. Udiknya pol.
Syifa dan Jessica sama nasibnya, entah berapa liter HCl yang menggebu2 dalam perut mereka, sisanya nyerah di ronde2 pertama,


Malam itu gue membuat daftar baru di dream book gua, berbunyi,
"Punya Roller Coaster di halaman belakang rumah menuju kantor."

cihui abis.

Setelah itu, maen ke Istana Boneka, syukur ga muntah, dan berakhir di komidi putar. 


Lerry, penduduk asli ancol hendak menyerang turis asing dengan kelapa. 

Prabu, pengusaha kapal antar jemput yang mapan.

Gua dan Puji, lagi sok-sok'an gambar, 

Beberapa detik kemudian, Ghaniyya ngambek oleh pelaku ciprat2

Septa dan........ gue gatau itu benda apa,

Kiri-kanan, Syifa, Lerry, Liza, Pjx

Antara Mawar Putih, Martha, dan bibir Hario
Love is in the air!





Its a day to remember, dusta kalo gue bilang ga ingin kesono lagi.

Tengs kawan, kalian bener2 gaoel

2 comments :

bakkanekko said...

haaha.. sempet2nya ya, enak bangett! Foto di postingan sebelum ini gak keluar tuh, apa net gw doang? haha..

hari ini termaksud sehari untuk menarik nafas bagi gw, bacain sekaligus beberapa postingan lo yang gw ketinggalan, ugh! six thumbs up, four from beef!

Itulah saya said...

wkwkwkwkw, badai terima kasih untuk lo zaaaaaaaad!!! *zuuung zuuuung zuuung!!*

 
Free Joomla Templates Free Blogger Templates Free Website Templates Freethemes4all.com Free CSS Templates Free Wordpress Themes Free Wordpress Themes Templates Free CSS Templates dreamweaver SEO Design