Sunday, October 28, 2012

ngablu, ngalor ngidur dan kesemsem


Thank God for newest adhitia sofyan's album : How To Stop Time

Ada warna baru dalam lagunya om adhit ini, kayak makin banyak instrumen lainnya beside guitar. Ada juga irama2 baru yang beda dari albumnya yang sebelumnya senada dan tahu2 abis. Yang ini ketawan banget kalo ganti lagu. Openingnya asik banget, terutama Secrets of the world. Asli.

yap, entah kenapa gw ngomongin lagunya om adhit secara tiba2, bahkan mengapresiasinya secara berlebihan. Padahal gue biasanya dengerin lagu se album lewat dan ga bisa nyebutin liriknya satu2. 

Mungkin karena ada yang secara gamblang ngejatuhin hati gue. Album ini kedengeran ciamik banget.

ya, mungkin banget. Semua hal, unconciously, terlihat superb, ketika hati lagi disenggol2. Thank God gw GAK lagi dengerin cowboy junior.

Anyhow, lagi feeling artsy. Keadaannya mendukung pula.
Ujung petang agak gelap, Hujan gini kosan sepi, minum kopi rasa kari ayam, (yang tadi masak aernya pake panci yang kayaknya abis dipake masak mi sama tetangga, jadi kopinya bau kari. tai), sambil dengerin adhitia sofyan sealbum yang diunduh gratis dari blognya. Cantik.

hati tolong diam
biarkan batin bercumbu dengan kedamaian
biar otak mencacah bilah
berkalkulasi dengan ribuan kosakata 
biar kau juga tidak sakit


hati tenanglah, biarkan lambung mencerna, 
jangan buat ia meracau
lalu mendesak tenggorokan agar 
memaraukan pita suara
kita bukan hendak beropera, bukan?

hati kasihanilah, bantulah sang bibir
menyunggingkan bulan sabit dibawah hidung
sebentar saja, 
nah,

hati diamlah, cobalah untuk tidak melonjak
jangan buat  jaringan syaraf jadi kaku
bibir dan pipi kelu, tangan mendingin
jangan cegah lidah untuk berujar

Hai


belom kelar curhatnya,
Lagi banyak banget hal yang gue apresiasi belakangan ini
dan banyak juga hal yang gue kutuk keberadaannya.

gue mengapresiasi hujan, biasanya dan selalu, namanya juga melankolis tulen *bangga lagi*. Bersamaan dengan itu miris karena sepeda gue terhunus titik2 hujan sekarang dan gue terlalu mager untuk mencegahnya korosi.

gue bersyukur atas jalan malem dadakan kemaren. Ketika gw mau pulang kerumah ternyata kehabisan metromini dari senen. Jalan +2km tengah malem terasa kayak pembebasan sesaat. Suara yang muncul cuma dari ceplak2 sendal jepit sunswallow ijo, diterangi lampu jalan. Itu doang. (boy, how i missed backpacking so much). Sedihnya adalah kaki cenat cenut sampe rumah. lemah.

gue mengapresiasi kopi, kemudian mengutuk rasa pengen boker gara2 kopi kari yang membasuh perut.

Terakhir, gw bersyukur atas rumbel, jalanan menuju rumbel yang gelap, burjo, warteg sebelah burjo, Zoonklars, batman dan skateboard.

oh ya, sama obat penumbuh jenggot.
mereka bikin gw sumringah.

aksi sama dengan reaksi

salah satu produksi dari sumringah sesaat adalah rasa ngeri. Yak, gw ngeri atas hal bodoh yang mungkin nanti atau udah ga sengaja gw perbuat, ngeri salah ucap, ngeri salah gerak, ngeri salah jawab. Ngeri jadi keliatan dongo.

"Namanya juga kepicut. Ngeri dan kuatir itu temennya naksir." - Dalai Lama

No comments :

 
Free Joomla Templates Free Blogger Templates Free Website Templates Freethemes4all.com Free CSS Templates Free Wordpress Themes Free Wordpress Themes Templates Free CSS Templates dreamweaver SEO Design