Wednesday, November 9, 2011

Bahkan kambing pun tertawa

4 comments :

Perlu keberanian ekstra besar untuk menjerumuskan gue menulis postingan bodoh ini. Mudah2an pada memaklumi kebegoan manusia yang tidak disengaja ini.

Kisah ini terjadi pas idul adha kemarin. Idul Adha, lebaran kambing, ato dalam bahasa Indonesia yang telah disempurnakan disebut sebagai "hari barbar makan sate kiri-kanan" adalah salah satu dari 365 hari yang gue tunggu sejak gue berbentuk embrio. Namun tahun ini, Idul Adha telah menorehkan noda kelam di hati gue. *nyalain lagu sedih

Jadi, di hari lebaran kambing tersebut, umat islam akan mengadakan solat Idul adha berjamaah di pagi hari. Gue sebagai umat islam (sebagaimana tertera di KTP) tentu saja telah mempersiapkan diri untuk mengikutsertakan diri dalam event tahunan tersebut, berkenaan dengan belum hadirnya rendang karena nyokap juga lagi solat.

Anyway, pagi itu dengan rasa cukup malas gue beranjak dari kasur untuk mensucikan diri dari iler dan belek sebelum berangkat solat. Bokap udah jalan, yak, bokap emang tipikal orang tua yang bangunkan-sekali-dan-biarkan-dia-telat-karena-kemalasannya-sendiri.  Setelah merasa cukup tampan sehabis ketemu air dan sabun, gue pun segera melangkah ke masjid, sempet balik ke rumah karena kelupaan sajadah.

 
Free Joomla Templates Free Blogger Templates Free Website Templates Freethemes4all.com Free CSS Templates Free Wordpress Themes Free Wordpress Themes Templates Free CSS Templates dreamweaver SEO Design