Gue bukan saksi di tempat kejadian, gue gak kenal si tersangka dan korban2nya. Bisa dibilang gue adalah salah satu pemrihatin yang bersikap berlebihan.
Nah, pas tau korbannya itu ada balita dan pemuda 17 tahunan, gue baru shyok. Pasalnya, hidup mereka harusnya masih panjaaaaaang banget, dan tiba2 mereka harus berhenti bernafas karena manusia egois yang bawa mobil pas ngantuk, mabok, dan drugged.
Iya, iya, banyak orang diluar sana mati, ini hanya satu dari jutaan kasus tabrakan, dan dunia terus berputar.
Tapi ini terjadi di jakarta, di tempat yang peluangnya lebih besar bahwa itu ANDA, ini terjadi karena kecelakaan tolol, sebuah kematian yang..... harusnya tuh gak perlu terjadi, paling tidak, tidak mati disebabkan oleh orang seperti itu.
Imagine this. You are on the way home, exhausted after 60 minutes of running and dribbling ball with your mate. All you thinking about is home, maybe mom will cook your favourite food, no? Of course not, its end of the month! you thought. then you walk with slight smile on your face, still chatting with your friend while wipe sweats that still coming, you dont know either it comes from the heat or your exhaustion, but you seems not to care, its a good day after all, and by 5 or 6 more months you'll graduated from high school and starting a new life.
Lalu, roda 4 menyapu semua pikiran tersebut, hitam dan merah.
